ANALISIS FONOLOGIS KOSAKATA ISOLEK SUNDA DI KECAMATAN CILAMAYA KULON KABUPATEN KARAWANG (PHONOLOGICAL ANALYSIS OF SUNDA ISOLEK VOCABULARY IN CILAMAYA KULON DISTRICT OF KARAWANG REGENCY)

Zakia Nurfitri Aulia, Cece Sobarna, Wahya Wahya

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan bunyi yang terjadi dalam peristiwa tutur masyarakat Cilamaya Kulon. Objek penelitian ini adalah kosakata yang mengalami perubahan bunyi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga tahap, yakni, (1) tahap penyediaan data menggunakan metode simak; (2) tahap analisis data menggunakan metode padan; dan (3) tahap penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal dan informal. Berdasarkan penelitian ini ditemukan 48 kosakata yang mengalami perubahan bunyi yang diklasifikasikan berdasarkan teori Crowley (2010), yakni (1) penguatan bunyi vokal [ɛ] à [i] dan [ə] à [ɛ]; (2) pelemahan bunyi yang meliputi perubahan bunyi vokal dan konsonan. Pelemahan bunyi vokal di antaranya adalah perubahan vokal [a] à [ə], [ö] à [ə], [ɔ] à [ə], dan [ɛ] à [ə].  Pelemahan bunyi fonem konsonan di antaranya [b] à [p] dan  [w] à [h] ; (3) aferesis pada konsonan fonem /h/; (4) sinkope pada konsonan fonem /a/, /l/, dan /d/; (5) apokope pada konsonan (h); (6) protesis pada fonem konsonan vokal /ɔ/ dan /ö/; (7) epentesis pada fonem konsonan /n/dan /m/ yang merupakan fonem konsonan apiko dental  nasal dan bilabial; (8) paragog pada fonem konsonan /h/.


Keywords


Perubahan Bunyi, Fonologi, Bahasa Sunda, Karawang

Full Text:

PDF

References


Chaer, A. 2013. Fonologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Crowley. 2010. An Introduction to Historical Linguistics. New York: Oxford University Press.

Djajasudarma, T. Fatimah. 2013. Fonologi dan Gramatika Sunda. Bandung. PT Refika Aditama.

Hadi, S., Soeratno, S. C., Ramlan, M., Dewa, I., & Wijana, P. 2012. “Perubahan Fonologis Kata-Kata

Serapan dari Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia”. Humaniora, 15(2), 121—132.

Kadek, Ayu 2016. “Analisis Fonologis pada Terjemahan Buku Resep Masakan Bahasa Inggris ke

dalam Bahasa Indonesia”. Jurnal Aksara, 28(1), 77—90.

Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Marawuri, E. 2016. “Dialektologi Bahasa Biak”. 131—144.

Mahsun. 2013. Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: Rajawali Press.

Sudaryat, et al. 2011. Tata Bahasa Sunda Kiwari. Bandung: Yrama Widya.

Sudaryanto. 1993. Metode Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.

Schane, S. A. 1973. Generative Phonology. Englewood Cliffts, New Jersey: Prentice Halle.

Koran Sindo. 2017. “Ini Dia 10 Bahasa Daerah dengan Penutur Terbanyak di Indonesia”. Senin, 11

Januari 2022. https://nasional.sindonews.com/read/1252853/15/ini-dia-10-bahasadaerahdengan-

penutur-terbanyak-di-indonesia-1509344321.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v20i1.941

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

SINTAGoogle ScholarOCLC World CatISJDGARUDAPKP IndexCrossref 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz