ANALISIS GEJALA MORFOFONEMIK DALAM DIALEK BAHASA SUNDA DI KECAMATAN SINDANGWANGI, KABUPATEN MAJALENGKA (ANALYSIS OF MORPHOPHONEMIC SYMPTOMS IN SUNDANESE DIALECT, SINDANGWANGI DISTRICT, MAJALENGKA)

Allif Pradana, Lia M. Indriyani, Wagiati Wagiati

Abstract


Abstrak

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui analisis terhadap gejala morfofonemik dalam dialek Bahasa Sunda Kecamatan Sindangwangi. Teori yang akan dibahas tersebut dikaji berdasarkan teori morfofonemik  yang bertujuan untuk menganalisis perubahan bunyi dalam variasi bahasa dialek sunda sindangwangi, kabupaten Majalengka yang berbatasan dengan penutur dari bahasa dan dialek yang berbeda secara geografis , dengan berbagai teori penunjang dari teori fonetis artikulatoris Bahasa Sunda dan unsur khas Bahasa Sunda yang disampaikan oleh Fatimah Djajasudarma (2013). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif untuk memaparkan hasil analisis yang fundamental dan dalam, dengan beberapa metode pengumpulan data yaitu : 1.teknik simak dan ,2. Teknik cakap. Dengan kriteria informan yang sudah ditetapkan. Hasil dari penelitian ini adalah adanya beberapa gejala morfofonemik yaitu : 1. Metatesis, 2. Protesis, 3. Epentesis, 4. Asimilasi progresif, 5. Asimilasi Regresif , dan 5. Adaptasi, dalam dialek Bahasa Sunda kecamatan Sindangwangi.

Kata Kunci : Dialek, Morfofonemik, Fonetis Artikulatoris, Variasi Bahasa

Abstrack

This study aims to determine the analysis of morphophonemic symptoms in the Sundanese dialect, Sindangwangi sub-district. The theory that will be discussed is reviewed based on morphophonemic theory which aims to analyze sound changes in variations in the Sundanese dialect of Sindngawangi, Majalengka district which borders speakers of geographically different languages and dialects, by sharing supporting theories from the articulatory phonetic theory of Sundanese and typical elements of the Sundanese language presented by Fatimah Djajasudarma (2013). The method used in this study is a qualitative approach method to describe the results of a fundamental and deep analysis, with several data collection methods, namely: 1. Listening technique and . From this research, there are several morphophonemic symptoms, namely: 1. Metathesis, 2. Prosthesis, 3. Epenthesis, 4. Progressive assimilation, 5. Regressive assimilation, and 5. Adaptation, in the Sundanese dialect of Sindangwangi.

Keywords: Dialect, morphophonemic, articulatory phonetics, language variation.


Keywords


Keywords: Dialect, morphophonemic, articulatory phonetics, language variation.

Full Text:

PDF

References


Dewi, N. K. (2018). GEJALA MORFOFONEMIK PADA KOSA KATA Bahasa Sunda DI KECAMATAN KUNINGAN. 4(2), 178–202.

Djajasudarma, F. (2010). Metode Linguistik Ancangan Metode Penelitian dan Kajian (1st ed.). PT Refika Aditama.

Djajasudarma, F. (2013). Fonologi dan Gramatika Sunda (1st ed.). Refika Aditama.

Erfinawati, M. P. D., & Indrapuri, K. (2017). Analisis makna dalam ragam dialek lokal aceh besar dalam bahasa aceh. Seminar Nasional II USM, 1, 158–162.

Fitriyani, A., Resmini, N., & Wiyanti, D. A. N. S. R. I. (2021). DENGAN Bahasa Sunda LULUGU DI KOTA BANDUNG. Artikulasi, 1(2), 1–17.

Mbete, A. M. (2013). Bahasa dan Budaya Lokal Minorita, Asal-Muasal, Ancaman Kepunahan dan Ancangan Pemberdayaan dalam Kerangka Pola Ilmiah Pokok Kebudayaan. Universitas Udayana,Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap Dalam Bidang Linguistik Pada Fakultas Sastra Universitas Udayana.

Moelong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. In PT. Remaja Rosdakarya (Vol. 53, Issue 9).

Mustakim. (1994). Membina Kemampuan Berbahasa: Panduan ke Arah Kemahiran Berbahasa. PT. Rineka Cipta.

Nandra, R. (2009). Dialektologi,Teori dan metode. Elmatera Publishing.

Pateda, M. (1992). Sosiolinguistik. Angkasa.

Suherman, A. (2012). Perubahan Fonologis Kata-Kata Serapan Bahasa Sunda dari Bahasa Arab: Studi Kasus pada Masyarakat Sunda di Jawa Barat. Sosiohumanika, 5(1), 21–38.

Wagiati, N. D., & Duddy Zein. (2021). DIALEKTOLOGI PERSEPTUAL VARIASI LINGUISTIK Bahasa Sunda DIALEK CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT. Metalingua, 19(1), 151–162.

Yavaş, M. (2011). Applied English Phonology, Second Edition. In Applied English Phonology, Second Edition. https://doi.org/10.1002/9781444392623

Wijana, I. D. P. (1996). Dasar-dasar Pragmatik. Penerbit Andi.

Wahyuni, S. (2010). Tarik-Menarik Bahasa Jawa Dialek Banyumas dan Bahasa Sunda di Perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat Bagian Selatan sebagai Sikap Pemertahanan Bahasa oleh Penutur. Undip.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v20i1.917

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

SINTAGoogle ScholarOCLC World CatISJDGARUDAPKP IndexCrossref 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz