PEMBELAJARAN MENULIS SINEKTIK-LITERASI DIRI BERBASIS KETERAMPILAN ABAD XXI (SYNTECTIC WRITING LEARNING-SELF BASED ON SKILLS OF THE XXI CENTURY )

Dadang Sunendar, Tri Indri Hardini, Iim Siti Karimah

Abstract


Menulis sebagai salah satu keterampilan bahasa dianggap sebagai sebuah keterampilan yang sulit karena berisi variabel kemampuan lainnya yang bermuara pada kegiatan menulis. Menulis dalam bahasa Prancis juga memiliki tendensi yang sama dari sisi kesulitan dan menjadi mata kuliah yang harus memiliki perhatian penuh dari para mahasiswa dan pengajar. Berbagai kesulitan pengajar dan pemelajar bahasa Prancis dalam bidang menulis, terutama di masa pandemi Covid-19, semakin terasa dengan ditemukannya beberapa hasil kajian dan observasi terhadap kemampuan menulis. Pembelajaran menulis sinektik-literasi diri ditujukan untuk mengatasi persoalan di atas dan memberikan ruang berkreasi yang lebih luas bagi pengajar dan pemelajar dalam proses belajar mengajar menulis, karena model ini secara hipotetis mampu meningkatkan kemampuan dan gairah pembelajaran menulis. Pemilihan bidang keterampilan menulis ini juga dikorelasikan dengan tuntutan kompetensi abad XXI yang berbasis pada empat kompetensi utama, yaitu komunikasi (communication), kerja sama (collaboration), berpikir kritis (critical thinking), dan kreativitas (creativity).

 


Keywords


Sinektik-literasi diri, pembelajaran menulis, keterampilan abad XXI

Full Text:

PDF

References


Apriliya, S. e. (2018). Social Identity in Indonesian Children’s Literature : Materials of Self-Literacy for Elementary Students. Proceedings of the 5th International Conference on Community Development (AMCA 2018). Atlantis Press.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2017). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, 24 (Undang-Undang 2009).

Chabert, C., & Debeuckelaere, A. (2017). Préparer le DELF B1 & B2 : Méthodologie de l’épreuve de production écrite. Entraînement, corrigés. Grenoble: Presses universitaire de Grenoble.

Fullan, M., & Scott, G. (2014). New Pedagogies for Deep Learning Whitepaper: Education Plus. . Retrieved from newpedagogies: www.newpedagogies.org

Graleswski, J., & Karwowski, M. (2012, Desember). Creativity and school grades: A case from Poland. Thinking Skills and Creativity, 7(3).

Hadi, S. (1995). Metodologi Research Jilid 3. Yogyakarta: Andi Offset.

Iskandarwassid, & Sunendar, D. (2008). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Rosda Karya.

Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2009). Models of Teaching. New Jersey: Prentice/Hall International, Inc.

Kefee, E. B., & Copeland, S. R. (2011). What Is Literacy? The Power of a Definition. Research & Practice for Persons with Severe Disabilities, 36(3-4), 92-99.

Redhana, I. W. (2019). MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN ABAD KE-21 DALAM PEMBELAJARAN KIMIA. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1), 2239-2253.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v19i2.781

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

SINTAGoogle ScholarOCLC World CatISJDGARUDAPKP IndexCrossref 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz