DIALEKTOLOGI PERSEPTUAL VARIASI LINGUISTIK BAHASA SUNDA DIALEK CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT (PERCEPTUAL DIALECTOLOGY OF SUNDANESE LINGUISTIC VARIATION OF CIAMIS DIALECT IN WEST JAVA PROVINCE)

Wagiati Wagiati, Nani Darmayanti, Duddy Zein

Abstract


Penelitian ini mengkaji variasi linguistik bahasa Sunda dialek Kabupaten Ciamis, Jawa Barat-Indonesia dalam perspektif dialektologi perseptual. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas dua, yaitu pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Secara teoretis, pendekatan yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dialektologi perseptual. Adapun secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi (metode penelitian gabungan). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan participant observe atau pengamatan berperan serta dengan introspeksi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ciamis dengan memilih lima kecamatan sebagai daerah pengamatan yang ditentukan berdasarkan arah mata angin, yaitu Kecamatan Sindangkasih, Kecamatan Sukamantri, Kecamatan Lakbok, Kecamatan Banjarsari, dan Kecamatan Pamarican. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: di Kabupaten Ciamis terdapat persebaran subdialek dari bahasa Sunda berdasarkan persepsi masyarakat tutur terhadap sebaran subdialek tersebut; Pemetaan bahasa Sunda dialek Ciamis berdasarkan persepsi masyarakat tutur di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat-Indonesia dapat diklasifikasikan menjadi tiga subdialek utama berdasarkan persebaran dialektalnya, yaitu subdialek bahasa Sunda Ciamis Barat, subdialek bahasa Sunda Ciamis Timur - Tengah, dan subdialek bahasa Sunda Ciamis Tenggara.

Kata Kunci: dialektologi perseptual, variasi linguistik, bahasa Sunda, Ciamis.


Keywords


dialektologi perseptual; variasi linguistik; bahasa Sunda; Ciamis

Full Text:

PDF

References


Alhazmi, L. (2017). A Perceptual Dialect Map of Western Saudi Arabia. White Rose College of Arts & Humanities Student Journal, 1(3), 2–17.

Blust, R. (1977). The Proto Austronesian Pronouns and Austronesian Subgrouping. Leiden: A Preliminary Report, Rijkuniversiteit.

Boughton, Z. (2006). When Perception isn’t Reality: Accent Identification and Perceptual Dialectology in French. Journal of French Language Studies, 16(3), 277–304.

Creswell, J. W. (2009). Research Design Pendekatan Penelitian Kulitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Penerjemah Achmad Fawaid.

Dyen, I. (1965). Lexicostatistical Classification of The Austronesia Language. Memory of the International Journal of American Linguistics, 28, 31–42.

Eppler, E., & Benedikt, J. (2017). A perceptual Dialectological Approach to Linguistic Variation and Spatial Analysis of Kurdish Varieties. Journal of Linguistic Geography, 5, 109–130.

Kaur, P. (2014). Accent Attitudes: Reactions to English as a Lingua Franca. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 134, 3–12.

Kholil, S. (2016). Metodologi Penelitian Komunikasi. Medan: Perdana Publishing.

Lundberg, G. H. (2007). Perceptual Dialectology and the Future of Slovene Dialects. Slovenski Jezik - Slovene Linguistic Studies, 6, 97–109.

Mbete, A. M. (2003). Bahasa dan Budaya Lokal Minorita, Asal-Muasal, Ancaman Kepunahan dan Ancangan Pemberdayaan dalam Kerangka Pola Ilmiah Pokok Kebudayaan Universitas Udayana. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap Dalam Bidang Linguistik Pada Fakultas Sastra Universitas Udayana.

Mees, C. (1967). Perbandingan Bahasa-Bahasa Nusantara. Kualalumpur: University of Malaya Press.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyana, S. (1975). Asal Bangsa dan Bahasa Nusantara. Jakarta: Balai Pustaka.

Nadra. (1997). Geografi Dialek Bahasa Minangkabau. Universitas Gadjah Mada.

Patriantoro. (1999). Dialektologi Bahasa Melayu Di Kalimanan Barat. Pontianak: FKIP Uiversitas Tanjungpura Pontianak.

Sousa, X., Suarez, S., Crujeiras, R. M., & Calaza, L. (2020). A GIS-Based Application for Documenting and Analysing Perceptions About Language Variation. Dialectologia, 24, 177–203.

Suryata, P. (1998). Subgrouping dan Migrasi Sembilan Bahasa di Indonesia: Kajian Linguistik Komparatif. Jurnal Iptek Dan Humaniora, 3(2), 111–125.

Wacana, G. I. P. (2013). Relasi Kekerabatan Bahasa-bahasa di Kabupaten Poso. Jurnal Kependidikan, 6(1), 1–9.

Wahyuni, S. (2010). Tarik-Menarik Bahasa Jawa Dialek Banyumas dan Bahasa Sunda di Perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat Bagian Selatan sebagai Sikap Pemertahanan Bahasa oleh Penutur. Undip Semarang.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v19i1.588

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

SINTAGoogle ScholarOCLC World CatISJDGARUDAPKP IndexCrossref 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz