SIKAP MASYARAKAT MEDAN TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA ASING DI RUANG PUBLIK

T Syarfina

Abstract

PARA ahli bahasa berpendapat bahwa sikap melibatkan satu sistem penilaian yang positif
dan negatif atau yang baik dan buruk yang berhubungan dengan objek sosial.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini adalah untuk melihat sikap masyarakat
Medan terhadap pemakaian bahasa asing di ruang publik. Tujuan penelitian ini adalah
mendeskripsikan pendapat dan sikap masyarakat Medan terhadap penggunaan bahasa
asing di ruang publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif.
Variabel yang diamati adalah jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan pendidikan. Berdasarkan
variabel jenis kelamin, ditemukan sikap yang mengutamakan penggunaan bahasa
Indonesia daripada bahasa asing. Pada variabel usia ditemukan bahwa kalangan muda
merasa bangga dengan banyaknya penggunaan kata asing dibandingkan dengan
kalangan tua. Berdasarkan variabel pekerjaan, tidak tampak adanya perbedaan yang
signifikan karena mereka berpendapat sangat setuju mengutamakan penggunaan bahasa
Indonesia daripada bahasa asing. Begitu juga dari variabel pendidikan ditemukan bahwa
kalangan yang berpendidikan tinggi mempunyai sikap lebih mengutamakan bahasa
Indonesia.

Keywords

sikap, penggunaan bahasa asing

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.