NAMA MARGA ETNIK TIONGHOA SEBAGAI PENANDA PENETAPAN KETURUNAN DALAM SISTEM KEKERABATAN ETNIK TIONGHOA DI PONTIANAK

NFN Irmayani

Abstract


TULISAN ini bertujuan mengkaji esensi penyandangan nama marga bagi etnik Tionghoa
di Pontianak. Tulisan yang menggunakan nama-nama Tionghoa dalam iklan berita duka
cita sebagai data ini memperlihatkan esensi penyandangan nama marga bagi komunitas
tersebut. Dengan menggunakan metode padan ekstralingual dan diperkuat dengan
wawancara dapat dinyatakan seseorang termasuk sebagai anggota keluarga keturunan
dalam atau keturunan luar. Keturunan dari anak laki-laki disebut sebagai keturunan
dalam sehingga dapat mewarisi marga keluarga sekaligus memiliki hak dan kewajiban
di dalamnya. Sebaliknya, keturunan dari anak perempuan dianggap sebagai keturunan
luar sehingga tidak dapat mewarisi marga keluarganya. Ini berdampak pula pada tidak
adanya hak dan kewajiban keturunan dari anak perempuan terhadap keluarganya.


Keywords


nama marga, keturunan dalam, keturunan luar, hak, kewajiban

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v13i1.52

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

Google Scholar Directory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)  Crossref Mendeley 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz