METAFORA BERTEMAKAN KRITIK SOSIAL DALAM LAGU IWAN FALS: KAJIAN EKOLINGUISTIK (METAPHORS IN IWAN FALS’ SOCIAL CRITICS SONGS: ECOLINGUISTICS STUDY)

Mutia Mawaddah Rohmah

Abstract


Abstrak
Penelitian ini membahas metafora dalam lagu Iwan Fals yang bertemakan kritik sosial dan kemanusiaan. Studi ini didasari atas teori ekolinguistik dengan tujuan melakukan analisis mendalam untuk melihat keterhubungan antara ekologi (lingkungan) dan bahasa. Permasalahan dalam penelitian ini dijawab dan dijelaskan dengan memanfaatkan ancangan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora yang ditemukan dalam lagu Iwan Fals yang bertemakan kritik sosial dan kemanusiaan terbentuk berdasarkan sifat alamiah dari masing-masing entitas (dimensi
biologis). Sifat alamiah yang dijadikan sebagai ranah sumber dipetakan pada ranah target berupa manusia dengan segala aktivitasnya membentuk suatu pemahaman baru dan memperkaya perbendaharaan kosakata. Keterhubungan antara kedua ranah tersebut terekam dalam kognisi penggunanya dalam tataran dimensi ideologis yang kemudian dipahami oleh masyarakat dalam tataran dimensi sosiologis. Keseluruhan
pemaknaan tersebut membentuk suatu relasi yang kuat antara bahasa dan lingkungan.


Keywords


metaphor; bio-; ideo-; socio-dimensions

Full Text:

PDF

References


Ardiel. Vonny. (2017). Leksikon dalam Tradisi Maambiak Ari Bacocok Tanam Padi di Nagari Jaho Kabupaten Tanah Datar: Tinjauan Ekolinguistik [Tesis].Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.

Badan Bahasa Depdiknas. (2014). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ke-Empat. Jakarta: Gramedia.

Døør, Jørge dan Jørgen Chr Bang. (1995). “Language, Ecology, and Truth- Dialogue and Dialectics”, http://www.jcbang.dk/main/ecolinguistics/Six.pdf diunduh pada tanggal 4 November 2018, Pukul 9.14 WIB.

Bundsgaaard, Jeppe dan Sune Steffensen. (2000). “The Dialecticacs of Ecological Morphology” in Lindø, Anna Vibeke and Jeppe Bundsgaaard. (2000). Dialectical Ecolinguistics. Three Essays for the Symposium 30 Years of Language and Ecology in Graz December 2000. Odense: University of Odense.

Fill, Alwin and Peter Mühlhäusler. (2001). The Ecolinguistics Reader: Language, Ecology and Environment. London: Continuum.

Lakoff dan Johnson. (2003). Metaphors We Live By. Chicago: The University of Chicago Press.

Lindø, Anna Vibeke dan Simon S. Simonsen. (2000). “The Dialectics and Varieties of Agencythe Ecology of Subject, Person, and Agent” dalam: Lindø, Anna Vibeke dan Jeppe, Bundsgaaard, Dialectical Ecolinguistics. Three Essays for the Symposium 30 Years of Language and Ecology in Graz December 2000. Odense: University of Odense.

Mahnaz Talebi Dastenaei. (2016). “Ecometaphor: The Effect of Ecology and Environment ob Shaping Anger Metaphors in Different Culture”. Language and Ecology. ISSN 1745-3631. http://ecolinguistics-association.org/journal diunduh pada tanggal 4 November 2018, Pukul 12.16 WIB.

Oktavianus, dan Ike Revita. (2013). Kesantunan dalam Bahasa Minangkabau. Padang: Minangkabau Press.

Sudaryanto. (1992). Metode Linguistik: Ke Arah Memahami Metode Linguistik. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

-----------------. (2018). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Than, Ker. (2006). “Astronomers Had it Wrong: Most Stars are Single”. https://www.space.com/1995-astronomers-had-it-wrong-most-stars-are-single.html diunduh pada tanggal 12 Desember 2018, Pukul 10.05 WIB.

Wahab, Abdul. (1991). Isu Linguistik Pengajaran Bahasa dan Sastra. Surabaya: Airlangga.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v17i2.309

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

Google Scholar Directory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)  Crossref Mendeley 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz