PROSES PERUBAHAN KATA ANYAR, KU, TI, KEUR, DAN SOK DALAM BAHASA SUNDA

NFN Kartika

Abstract


PERUBAHAN bahasa sering ditandai dengan adanya perubahan makna. Sebuah kata
yang pada awalnya hanya memiliki makna leksikal lama-kelamaan berubah maknanya
menjadi lebih gramatikal. Proses itu dinamakan gramatikalisasi. Tulisan ini membahas
gramatikalisasi pada kata-kata bahasa Sunda, yang datanya diambil dari Kamus Basa
Sunda, yaitu anyar, ku, ti, keur, dan sok. Metode penelitian dalam tulisan ini adalah
metode deskriptif. Gramatikalisasi yang terjadi pada kata-kata itu dideskripsikan proses
perubahannya dan dicari pola perubahannya. Deskripsi perubahan yang terjadi pada
kata-kata bahasa Sunda itu mengikuti terminologi Heine dan Kuteva (2002:16–26).
Temuan menunjukkan bahwa dari lima kosakata yang diteliti, tiga di antaranya
menunjukkan kecenderungan perubahan ke arah dimensi temporal. Pola perubahan
yang terjadi pada umumnya adalah pola perubahan yang terjadi dalam dua tahap.


Keywords


perubahan, gramatikalisasi, kata-kata Sunda

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v12i2.25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

Google Scholar Directory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)  Crossref Mendeley 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz