KOSAKATA ETNOMEDISIN DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL SUNDA: KAJIAN LINGUISTIK ANTROPOLOGI (ETHNOMEDICINE LEXICON IN SUNDANESE TRADITIONAL TREATMENT: AN ANTROPOLINGUISTICS STUDY)

Dadang Suganda, NFN Wagiati, Sugeng Riyanto, Nani Darmayanti

Abstract


Penelitian ini mendeskripsikan kosakata etnomedisin dalam pengobatan tradisional Sunda di dilihat dari kajian antropolinguistik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas dua pendekatan, yaitu pendekatan secara teoretis dan pendekatan secara metodologis. Secara teoretis, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan antropolinguistik. Secara metodologis, pendekatan yang digunakan di dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Atas dasar itu, metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis data deskriptif. Analisis dibagi menjadi klasifikasi dan deskripsi leksikon berdasarkan bahan pengobatan tradisional, klasifikasi dan deskripsi leksikon berdasarkan nama penyakit tradisional sunda, cerminan kultural kosakata etnomedisin dalam pengobatan tradisional sunda, dan gejala kultural dari praktik etnomedisin dalam pengobatan tradisional sunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kosakata etnomedisin dalam pengobatan tradisional Sunda diklasifikasikan berdasarkan sudut pandang bentuk lingualnya menjadi dua bentuk, yaitu bentuk kata dan bentuk frasa, (2) kosakata etnomedisin dalam pengobatan tradisional Sunda setidaknya memiliki tiga cerminan kultural, yaitu adanya harmonisasi masyarakat dengan alam, adanya harmonisasi nilai religius terhadap alam, dan cerminan ekonomis, dan (3) keberadan pengetahuan masyarakat atas bahan-bahan pengobatan tradisional termasuk warisan kultural yang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi tua kepada generasi muda.
Kata kunci: leksikon, etnomedisin, bahasa Sunda, antropolinguistik

Keywords


etnomedisin, bahasa Sunda, leksikon, antropolinguistik

Full Text:

PDF

References


Arimi, S. (1998). “Basa-basi dalam Masyarakat Bahasa Indonesia”. Tesis Program Pascasajana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Bodeker, Gerard dan Merlin L. Wilcox. (2004). “Traditional Herbal Medicines for Malaria’ dalam BMJ Journal, Volume 329, 13 November 2004, hal. 1156-1159.

Darusman, L.K., Sajuti, D., Komar, & Pamungka. (2004). Ekstraksi Komponen Bioaktif sebagai Obat dari Kerang-Kerangan, Bunga Karang, dan Gangang Laut di Perairan Pulau Pari kepulauan Seribu. Buletin Kimia, 2: 41-60.

Djelantik. (1983). Peranan Pengobatan Tradisional pada Upaya Pelaksaaan Kesehatan dalam Sistem Kesehatan Nasional dalam Pertemuan Ilmiah Pengobatan Tradisional Indonesia. Jakarta: Lembaga Penelitian Universitas Erlangga.

Djojosuroto, K. dan M.L.A. Sumaryati. (2004). Prinsip-Prinsip Dasar dalam Penelitian Bahasa dan Sastra. Bandung: Nuansa.

Duranti, Alessandro. (2002). Linguistic Anthropology. Cambridge: Cambridge University Press.

Foster. (1986). Antropologi Kesehatan. Jakarta: UI Press.

Jennifer,

Herika dan Endah Saptutyningsih.

(2015). “Preferensi Individu Terhadap Pengobatan Tradisional di Indonesia” dalam Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Volume 16, Nomor 1, April 2015, hlm. 26-41.

Jorgensen dalam Deddy Mulyana, Dr. M. A. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rachman, Watief A. dan Rakhmat Aditya Wardhana. (2011). “Perilaku Etnik Mandar terhadap Pengobatan Tradisional di Kabupaten Polewali Mandar (Studi Perilaku dengan Pendekatan Etnografi di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewalimandar)” dalam Jurnal MKMI, Vol. 6 No. 2, April 2011, halaman 93-104.

Sastrapradja, D. S, S Nagai dan Y Naito. (1995). Index Tumbuh Tumbuhan Obat Indonesia. Jakarta: PT Eisai Indonesia.

Sobarna, Cece, dkk. (2018). “Toponimi Nama Tempat Berbahasa Sunda di Kabupaten Banyumas” dalam Jurnal Panggung Vol. 28 No. 2, Juni 2018, Halaman 147-160.

Sudaryanto. (1990). Metode Linguistik ke Arah Memahami Metode Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

__________. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa, Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistik. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sudaryat, Yayat dkk. (2007). Tatabasa Sunda Kiwari. Bandung: Yrama Widya.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v16i2.241

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

Google Scholar Directory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)  Crossref Mendeley 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz