SUMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN MINAT MENULIS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI PADA MAHASISWA FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS SEBELAS MARET, SURAKARTA

Faizal Arvianto

Abstract


THIS writing aimed to examine the relationships of (1) emotional intelligence to
argument writing ability; (2) writing interest to argument writing ability; and (3)
emotional intelligence and writing interest simultaneously to argument writing
ability. The method used was quantitative method with survey strategy through
correlational study. The population of research was all of sixth semester students
in the Faculty of Law at Sebelas Maret University Surakarta, while the sample
consisted of 100 students taken cluster sampling technique. The instrument for
collecting data was argument writing ability test, emotional intelligence test, and
writing interest questionnaire. Technique of analyzing the data was (simple/
multiple) regression and (simple/multiple) correlation. The result of the analysis
showed that: (l) there was a positive relationship between emotional intelligence
and argument writing writing ability, with r_(X_1 y) = 0,54 through simple
linear regression line Y = 37,92 + 0,48 X1; (2) there was a positive relationship
between writing interest and argument writing ability, r_(X_2 y) = 0,56 through
simple linear regression equation Y = 35,12 + 0,48 X2; and (3) there was a
positive relationship of emotional intelligence and writing interest simultaneously
to argument writing ability,? r?_y12 = 0,56 through a multiple linear regression
equation Y = 35,56 - 0,01X1 + 0,48X2. Considering such result, it could be
concluded that argument writing ability is defined by emotional intelligence and
writing interest.

 

Abstrak
PENELITIAN ini bertujuan untuk menguji hubungan antara (1) kecerdasan emosional
dan kemampuan menulis argumentasi; (2) minat menulis dan kemampuan menulis
argumentasi; serta (3) kecerdasan emosional dan minat menulis secara bersama-sama
dengan kemampuan menulis argumentasi. Metode yang digunakan adalah metode
kuantitatif dengan strategi survei melalui studi korelasional. Populasi dalam penelitian
ini adalah seluruh mahasiwa semester VI, Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret
Surakarta, sedangkan sampelnya 100 orang yang dijaring dengan teknik cluster

sampling. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan menulis
argumentasi, angket kecerdasan emosional, dan angket minat menulis. Teknik analisis
yang digunakan adalah regresi (sederhana/ganda) dan korelasi (sederhana/ganda).
Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) ada hubungan positif antara kecerdasan emosional
dan kemampuan menulis argumentasi, dengan perolehan = 0,54 melalui garis
regresi linier sederhana Y = 37,92 + 0,48 X1; (2) ada hubungan positif antara minat
menulis dan kemampuan menulis argumentasi, dengan perolehan = 0,56 melalui
garis regresi linier sederhana Y = 35,12 + 0,48 X2; dan (3) ada hubungan positif yang
signifikan antara kecerdasan emosional dan minat menulis secara bersama-sama dengan
kemampuan menulis argumentasi dengan perolehan = 0,56 melalui garis regresi
linier ganda Y = 35,56 - 0,01X1 + 0,48X2. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan
bahwa kemampuan menulis argumentasi ditentukan oleh kecerdasan emosional dan
minat menulis.


Keywords


argument writing ability, emotional intelligence, writing interest;kemampuan menulis argumentasi, kecerdasan emosional, minat menulis

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, Abu. 2003. Psikologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Andayani. 2014. Pendekatan Saintifik & Metodologi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Surakarta:

Yuma Pressindo.

Arbadiati, RA, C.W & Kurniati, Ni Made T. 2007. “Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan

Kecenderungan Proble Focused Coping pada Sales”. Dalam Proceeding PESAT (Psikologi,

Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Sipil). Vol. 24. Hlm. 24--27.

Azwar, Saifuddin. 2001. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Chaplin, J.P. 2000. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Chlarson, Kelsey. 2011. “Effects of High-Interest Writing Prompts on Performance of Students with

Learning Disabilities”. Thesis. Utah: Utah State University.

Cooper et al. 1998. Executive EQ: Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan Organisasi.

Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Darmawan, Deni. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Djiwandono, Sri E.W. 2006. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Goleman, Daniel. 2002. Kecerdasan Emosional. (Edisi Terjemahan Oleh T. Hermaya). Jakarta : PT

Gramedia Pustaka Utama.

Hill, Napoleon. 1995. 17 Principles Reach for Star Performance. Diterjemahkan oleh Nurretno. 17

Prinsip Menggapai Prestasi Gemilang. Bandung: Multi Media.

Hockings, Christine. 1998. “Developing Journal Writing Skills in Undergraduates: the Need for Journal

Workshops”. Journal of Working Paper Series September 1998. No. WP 020/98. pp 5—21.Kalapriya & Anuradha. 2015. “Emotional Intelligence and Academic Achievement among Adolescents”.

Dalam International Journal of Advanced Research in Management and Social Sciences.

Vol. 4. No 1. pp. 11-17.

Keraf, Gorys. 2003. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: PT Gramedia.

Kosasih. 2011. Ketatabahasaan dan Kesusastraan/Cermat Berbahasa Indonesia. Bandung: Yrama

Widya.

Ogundokun, M.O., & Adeyemo, D.A. 2010. “Emotional Intelligence and Academic Achievement: The

Moderating Influence of Age, Intrinsic and Extrinsic Motivation”. Dalam The African

Symposium: An online journal of the African Educational Research Network. Vol. 10. pp.

--323.

Patchan, Melissa et al. 2011. “Writing in the Natural Sciences: Understanding the Effects of Different

Types of Reviewers on the Writing Process”. Journal of Writing Research. Vol. 2. pp 365--

Patton, Patricia. 2000. EQ (Emotional Intelligence)-The Foundation, diterjemahkan oleh Hermes.

EQ (Kecerdasan Emosional)-Landasan. Jakarta: Mitra Media Publisher.

Roy, Babli et al. 2013. “Emotional Intelligence and Academic Achievement Motivation among

Adolescents: A Relationship Study”. Dalam International Refereed Research Journal. Vol. 4.

pp. 126--130.

Saddhono, Kundharu dan St. Y. Slamet. 2012. Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Indonesia

(Teori dan Aplikasi). Bandung: Karya Putra Darwati.

Semi, M. Atar. 2003. Menulis Efektif. Padang: Angkasa Raya.

Semi, M. Atar. 2007. Dasar-Dasar Keterampilan Menulis. Bandung: Angkasa.

Setiyaningsih, Yuliana. 2008. “Peningkatan Kemampuan Menulis Argumentatif dan Keterampilan Berpikir

Kritis Berbahasa Indonesia Mahasiswa melalui Model Pembelajaran Berdasarkan Logika

Toulmin”. Dalam Jurnal Educationist. Vol. 2. No. 2. Hlm. 98--111.

Siagian, Roida Eva Flora. 2012. “Pengaruh Minat dan Kebiasaan Belajar Siswa terhadap Prestasi

Belajar Matematika”. Dalam Jurnal Formatif. Vol. 2. Hlm. 122--131.

Slamet, St. Y. 2007. Dasar-Dasar Keterampilan Berbahasa Indonesia. Surakarta: UNS Press.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Suryabrata, Sumadi. 2004. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Waschle, Kristin, Anja Gebhardt, Eva-Maria Oberbusch, and Matthias Nuckles. 2015. “Journal Writing

in Science: Effects on Comprehension, Interest, and Critical Reflection”. Dalam Journal of

Writing Research. pp. 300--322.

Winkel, W.S. 1996. Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v14i2.192

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

Google Scholar Directory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)  Crossref Mendeley 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz