Pemerolehan Bahasa pada Anak Hiperaktif yang Sulit Memusatkan Perhatian

Wati Kurniawati

Abstract


The writing aims at the language acquisition of hyperactive children in learning
process in order to be more focused in doing activities, more confident, more
interactive, and more communicative with other people normally. Drilling method is
used in teaching hyperactive children of four year-old using visual media to give a
concrete illustration of a thing so that the children can grasp messages, information
and concept about the thing. Cognitive, affective, and psychomotor implementation
is carried out onto the children to improve their language skill. Intervention plan is
to establish behavioral change procedures, i.e. shaping, chaining, and maintaining
behavior. Action plan is focused on how to overcome the inattention problem
in hyperactive children. The findings are (1) the children are able to focus on an
activity, (2) the children were confident and showed a positive relationship with
others, and (3) the children are able to communicate and start verbal and nonverbal
interaction with others. Within 6 months of therapy, the hyperactive children have
already demonstrate the abilities in those three areas. The hyperactive children have
a large vocabulary and are able to integrate various vocabularies though have not
yet reached normal standard abilities.

 

Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemerolehan bahasa dalam
pembelajaran anak hiperaktif agar lebih fokus dalam kegiatan, percaya diri,
dapat berinteraksi, dan berkomunikasi dengan orang lain secara normal. Metode
pembelajaran yang digunakan dalam pengajaran anak hiperaktif pada usia empat
tahun adalah metode latihan keterampilan (dril) yang menggunakan media visual
untuk memberikan gambaran konkrit tentang sesuatu sehingga anak dapat menangkap
pesan, informasi, dan pengertian tentang sesuatu tersebut. Untuk meningkatkan
kemampuan bahasa dilakukan penerapan kognitif, afektif, dan psikomotorik pada
anak. Rencana intervensi adalah menetapkan prosedur perubahan perilaku, yaitu
shaping, chaining, dan maintaining behavior. Rencana tindakan yang dibuat,
difokuskan pada bagaimana mengatasi masalah inattention pada anak hiperaktif.
Hasil temuan adalah (1) anak sudah fokus dalam kegiatan, (2) anak percaya diri
dan menunjukkan hubungan yang positif dengan orang lain, dan (3) anak dapat
berkomunikasi dan berinteraksi verbal dan nonverbal dengan orang lain. Dengan
adanya terapi selama 6 bulan, kemampuan anak hiperaktif itu sudah memperlihatkan
kemampuannya dalam ketiga hal tersebut. Anak hiperaktif tersebut memiliki

kosakata yang banyak dan mampu mengintegrasikan berbagai kosakata dengan baik
meskipun belum mencapai kemampuan normal.


Keywords


pemerolehan bahasa, hiperaktif; shaping; chaining; dan maintening behavior

Full Text:

PDF

References


Arifuddin. 2010. Neuropsikolinguistik. Jakarta: Rajawali Press.

Chomsky, Noam. 1957. Syntactic Structure. The Hague: Mouton.

Dardjowidjojo, Soenjono. 2008. Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta:

Yayasan Obor Indonesia.

Dörnyei, Zoltan. 2008. The Psychology of the Language Learner: Individual Differences in Second

Language Acquisition. Mahwah: Lawrence Erlbaum Associates.

Field, John. 2004. Psycholinguistics The Key Concepts. London: Routledge.Jamaris, Martini. 2006. Perkembangan dan Pengembangan Anak Usia Taman Kanak-Kanak. Jakarta:

Grasindo.

Jamari, Martini. 2013. Orientasi Baru dalam Psikologi Pendidikan. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Kusumawati, Eny. 2010. “Studi Kasus Perilaku Hiperaktif dan Faktor Penyebabnya pada Siswa Kelas

III SD Negeri Mranggen 05, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran

/2010”. Skripsi. Surakarta: FKIP Universitas Sebelas Maret. https://digilib.uns.

ac.id/...=/Studi-kasus-perilaku-hiperaktif-dan-fakt.... Diunduh tanggal 6 September 2017.

Maramis, WF.1994. Retardasi Mental dalam catatan Ilmu kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga

University Press.

Mukalel, Joseph C. 2003. Psychology of Language Learning. New Delhi: Discovery Publishing

Hause.

Piaget, Jean. 1985. The Equilibration of Cognitive Structures. Chicago: University of Chicago Press.

Riyono, Ahdi dan Mardin Silalahi. 2014. “Pemerolehan Bahasa Pertama” Makalah Psikolinguistik dan

Pengajaran Bahasa. Jakarta: Program Doktor Pendidikan Bahasa, Pascasarjana Universitas

Negeri Jakarta.

Skinner, B.F. 1957. Verbal Behavior. New York: Appletom-Century-Crofts.

Steinberg, Danny D. dkk. 2001. Psycholinguistic: Language, Mind, and World. Edisi Kedua. New

York: Routledge.

Tylor, Insup dan M. Martin Tylor. 1990. Psycholinguistic Learning and Using Language. Englewood

Cliff: Prentice Hall, Inc.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v15i2.161

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

Google Scholar Directory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)  Crossref Mendeley 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz