MODUS EKSPRESI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT BUGIS: SUATU KAJIAN ELONG UGI DENGAN PERSPEKTIF HERMENEUTIKA (EXPRESSION MODE OF BUGIS LOCAL WISDOM: A STUDY OF ELONG UGI WITH HERMENEUTIC PERSPECTIVES)

Rukayah Rukayah, Aziz Thaba

Abstract


Modus adalah tujuan atau fungsi tuturan yang menjelaskan suatu realitas. Tuturan tidak tercipta dari sebuah imajinasi belaka melainkan cerminan atau gambaran dari cara pandang, ideologi, sikap, dan perilaku penuturnya. Modus tuturan sering tidak dijabarkan dalam wujudnya, melainkan berupa bias makna dari pemakaian bahasa dalam tuturan itu sendiri. Oleh karena itu, untuk menemukan modus dalam sebuah tuturan, seringkali mitra tutur atau peneliti wacana baik lisan maupun tulisan harus menginterpretasi tuturan tersebut melalui pendalaman dan pengkajian.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan ancangan hermeneutik. Data penelitian ini berupa teks elong ugi dari berbagai buku. Pengumpulan data berupa kajian dokumen (buku). Dalam pengumpulan data, peneliti bertindak sebagai instrument kunci dibantu kawan/rekan sejawat yang memahami tentang elong ugi. Analisis dilakukan sejak awal pengumpuan data, klasifikasi data terpilih, penyajian data, penarikan simpulan. Pun analisis data dikerjakan secara hermeneutik dengan model intraktif-dialektis. Maksudnya pengumpulan data dan analisis data dilakukan secara serentak, bolak balik dengan mengikuti mode hermeneutika Recouer, yakni pemahaman secara cermat melalui level semantik, refleksif, dan eksistensial. Untuk memverifikasi semua temuan penelitian, dilakukan triangulasi temuan kepada pakar bahasa Bugis, ahli sastra Bugis, dan budayawan Bugis.

Hasil penelitian ditemukan bahwa modus tuturan yang mengekspresikan Kearifan Lokal (KL) masyarakat Bugis dalam Elong Ugi (EU) meliputi: (1) membangun identitas sosial mansyarakat Bugis,  (b) membangun komunitas sosial, dan (c) membangun konsep pendidikan sepanjat hayat.

Keywords


modus, kearifan lokal, elong ugi, hermenutika

Full Text:

PDF

References


Achmad, Abdul Muin. 2003. Siri’ Kearifan Budaya Sulawesi Selatan. Jakarta: Lembaga Kesenian Sulawesi Selatan DKI Jakarta.

Admin. 2012. Mutiara Quran. Diakses Tanggal 27 April 2012 dalam http//majalah hidayatullah com.

Agus, B. 2006. Agama Dalam Kehidupan Manusia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Aksara, Laodding. 2012. “Filsafat Rantau Orang Bugis” Selasa 9 Deseber 2014 dalam http://www.suryadinlaoddang.co

Ali, Muhammad. 2009. “Kelong dalam Perspektif Hermenautika”. Disertasi. Malang: Universitas Negeri Malang.

Alwasillah, A. Chaedar. 1993. Pengantar Sosiolinguistik Bahasa. Bandung: Angkasa.

Amaluddin. 2009. “Nyanyian Rakyat Bugis (Kajian Bentuk, Funsi, Nilai, dan Strategi Pelestariannya”. Disertasi. Malang: Universitas Negeri Malang.

Ambo Enre, Fachruddin. 1999. Ritumpaqnna wélenrénngé. Sebuah Episoda Sastra Bugis Klasik Galigo. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Ambo Enre, Fachruddin. 1992. Beberapa Nilai Sosial Budaya dalam Ungkapan dan Sastra Bugis. Pidato Pengukuhan Guru Besar. (dalam Jurnal PINISI, Vol. 1). FPBS IKIP Ujung Pandang.

Ancok, D. & Suroso, F. (2001). Psikologi Islami ; Solusi Islam Atas Problem-Problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anshari . 2007 “Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam Sinrilik” Disertasi. Malang: Universitas Negeri.

Arsuka , Nirwan Ahmad, dkk. 2006. Manusia Bugis. Jakarta: Nalar.

Austin, J.L. 1962. How to Do Things with Words. New York : Oxford University Press.

Avonina, Sthefanny. 2006. “Apa yang Dimaksud dengan Pengetahuan Tradisional?”. Konvergensi. Edisi IX.

Bodgan, Robert C. & Biklen, Sari Knopp. 1998. Qualitative Research for Education: an Intraction to Theory and Method. Boston: Allan & Bacon.

Bodgan, Robert & Taylor, Steven J: Penelitian Kualitatif:Dasar-dasar Penelitian. Terjemahan A. Khozin Afandi. 1993. Surabaya: Usaha Nasional.

Brown, H.D. (1980). Principles of Language Learning and Teaching. New Jersey: Prentice-Hall, Inc.

Chaer, Abdul. 2003 Psikolinguistik Kajian Teoretik. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer. Abd & Leonie, A. 2004. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Cinta Allah. 2012. “Ridha terhadap Takdir dan Ketentuan Allah.” 19 November 2014 dalam .http://cintaallahswt.wordpress.com

Chomsky, Noam. 1965. Aspects of The Theory of Syntax. Cambridge: MIT Press.

Crystal , D. 1987. The Cambridge Encyclopedia of Language. Cambridge: Cambridge University Press.

Departemen Agama RI. 2004.Al Qur’an Dan Terjemahnya, (Bandung: Penerbit Jamanatul

Departemen Sosial Republik Indonesia. 2006. Memberdayakan Kearifan Lokal bagi Komunitas Adat Terpencil. Ahad, 6 April 2014, dalam wwwdepsos.go.id.

De Saussure, Ferdinand. 1973. Pengantar Linguistik Umum. Diterjemahkan oleh Rahayu S. Hidayat. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Emosda. 2013. “Penanaman Nilai-nilai Kejujuran”. Selasa, 23 Desember 2014 dalam http://www.fkip.unja.ac.id

Endraswara. 2008. “Pemilihan Bahan Pelajaran Kearifan Lokal Jawa”, dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah dalam Kerangka Budaya. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Faizal, Andi. 2014. “Tudang Sipulung”Tradisi Musyawarah Masyarakat Bugi). Jumat, 26 Desember 2014 dalam http://ruslanabdullah61.wordpress.com/tag/culture/

Farras, Abu. 2013. “Arti Makna Ikhas.” Jumat 20 November 2014 dalam http://abufarras.blogspot.com.

Fishman, J.A. 1972a. The Sociology of Language. Massachusetts: Newbury House Paublishers.

Gazdar, Gerald. 1979. Pragmatics. Florida. Academic Press Inc.

Gibran, Kahlil, 1988, Surat-Surat Cinta Kepada May Ziyadah, Bandung ; Pustaka Jaya.

Hakim, Zainuddin. 1992. Panngajak Tomatoa. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Hakim, Zainuddin. 2007. Reaktulisasi Peran Sastra Daerah dalam Pewarisan Nilai-Nilai Budaya. Makalah disajikan dalam Kongres I Bahasa-Bahasa Daerah Sulawesi Selatan, Makassar, 22-25 Juli.

Halliday, M.A.K. 1978. Language as Social Semiotic: The Social Interpretation of Language and Meaning. London: Edward Arnold Publisher

Halliday, M.A.K. 2003. On Language and Linguistics. Continuun. London: MPG Books

Hamid, Abdullah (1985) Manusia Bugis Makassar: Suatu Tinjauan Historis terhadap Pola Tingkah laku dan Pandangan Hidup Manusia Bugis Makassar. Jakarta: Inti Dayu.

Handayani, Elni. 2013. “Cinta, Takut dan Berharap kepada Allah.” Ahad, 16 November 2014, dalam http://edukasi.kompasiana.com.

Ibrahim, Abd. Syukur. 1993. Kajian Tindak Tutur. Surabaya: Usaha Nasional.

Ibrahim, Anwar (2003) Sulesana: Kumpulan Esai tentang Demokrasi dan Kearifan Lokal. Makassar: Lephas.

Ife, Jim. 2002. Community Development : Community – based alternatives in an age of globalization. Australia : Pearson Education.

Jemmain. 1997. Puisi Bugis: Bentuk, Jenis, Tema, dan Amanat. Ujung Pandang: Balai Penelitian Bahasa Ujung Pandang.

Jemmain. 1998. Elong dalam Sastra Bugis. Ujung Pandang: Balai Penelitian Bahasa Ujung Pandang.

Jufri .2006 . “Stuktur wacana Lontara Lagaligo”Desertasi. Malang: Universitas Negeri Malang.

Kayam, U. 1988. Memahami Roman Indonesia Modern sebagai Pencerminan dan Ekspresi Masyarakat dan Budaya Indonesia. Bandung: Angkasa.

Kridalaksana, Harimurti. 1993. Kamus Linguistik: Edisi Ketiga. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Langi, Salam. 2013. “Filsafah Hidup Bugis Rantau.” Selasa, 9 Desember 2014 dalam file:///C:/Documents/perantau.htm

Leech, Geofrey. 1993. Prinsip-Prinsip Pragmatik. Jakarta: Universitas Indonesia.

Levinson, Stephen. 1983. “Pragmatics”. London. Cambridge University Press.

Machmud, Andi Hasan. 1976. Silasa. Ujung Pandang: Depdikbud Provinsi Sulawesi Selatan.

Mahrif . 2012. “Pilih Pemimpin yang Jujur dan Amanah.” Jumat, 21 November 2014 dalam http://bupatimaju.blogspot.com

Mangemba, H.D. 2002. Takutlah pada Orang Jujur. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Manuba, Putera. 2001. “Hermeneutika dan Interpretasi Sastra. Sabtu 10 Januari 2015 dalam http:/www.angelfire.com.

Marzuki, M. Laica. 1995. Siri’ Bagian Kesadaran Hukum Rakyat Bugis-Makassar (Sebuah Telaah Filsafat Hukum). Makassar: Hasanuddin University Press.

Maryaeni. 2005. Metode Penelitian Kebudayaan. Jakarta: Bumi Aksara.

Maslow. 1954 A. Motivation and Personality. New York: Harper & Row

Mattulada. H.A. 1998. Sejarah, Masyarakat dan Kebudayaan Sulawesi Selatan. Makassar: Hasanuddin University Press.

Maulidin, 2003. “Menafsirkan Hermeneutika”. Jurnal. Gerbang. No. 14 (V): 32-44.

Meloang, Lexy. J. 1990. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mey, Jakob L. 2001. Pragmatics: An Introduction. Oxford UK & Cambridge USA: Blackwell Publisheres.

Mitchel l, Brauce. 2003. Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan. Yogyakarta:Gajah Mada University Press.

Moein, Andi MG, 1990, Menggali Niali-nilai Budaya Bugis-Makassar dan Siri’ na Pacce, Yayasan Mapress, Makassar.

Mulyana, Deddy. 2003. Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Rosda.

Mundardjito. 1986. “Hakikat Local Genius dan Hakikat Data Arkeologi”. Dalam Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius). Jakarta: Pustaka Jaya.

Nababan, P.W.J. 1987. Ilmu Pragmatik. (Teori dan Penerapannya) Jakarta: Depikbud.

Nurkamto, Joko. 2002. Pragmatik. Surakarta: FKIP Universitas Sebelas

Parti (2012). Pengaruh Bermain Game Online Terhadap Perilaku Keberagamaan Siswa. Skripsi.Magelang: Universitas Muhammadiyah Magelang

Pelras, Cristian. 1996. The Bugis. Oxford: Blackwell Publishers Ltd.

Pelras. Cristian 2002. Ancestors Blood: Genealogical Memory. Honolulu: Hawaii University Press

Poerwo, Bambang Kaswanti. 1990. Pragmatik dan Pengajaran Bahasa. Yogyakarta:Kanisius

Rahim, Rahman, 1985,Nilai-Nilai Utama Kebudayaan Bugis, Ujung Pandang; Lephas.

Rakhmat, Jalaludin. Psikologi komunikasi. 1992. Bandung, PT. Remaja Rosdakarya.

Ricoeur, Paul. 2006. Hermeneutika Ilmu Sisial. Terjemahan oleh Muhammad Syukri. Yokyakarta: Kreasi Wacana.

Rimang, Siti Suwadah. 2011. “ Kearifan Lokal Masyarakat Bontoramba dalam Sinrili Syeh Yusuf Tuanta Salamaka oleh Syarifuddin Daeng Tutu”.Diserasi. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya,

Rozak, Abdul. 2009. Dahsyatnya Menyantuni Anak Yatim-Piatu. Jakarta: Qultum Media

Rukka, Imansyah. 2010. “Keberanian Suku Bugis Makassar”.Senin 1 Desember 2014 dalam http://filsafat.kompasiana.com/.

Said, Mashadi. 2007. Kearifan Lokal dalam Sastra Bugis Kasik. Jakarta : Fakultas Sastra, Universitas Gunadarma.

Said, Mashadi. 2007. “Kearifan Lokal dalam Sastra Bugis Kasik”. Senin, 13 Januari 2014 dalam http://buginese.blogspot.com.

Santrock, J. W. 2010. Psikologi Pendidikan, Jakarta: Kencana.

Searle, John. 1969. Spech Acts: An Essay in Philosophy of Language. Cambridge: Cambridge University Press.

Sedyawati, Edi. 1986. Local Geniusdalam Kesenian Indonesia”, dalam Kepribadian Budaya Bangsa. Jakarta: Pustaka Jaya.

Setiawan, Agung Candra. 2013. “Cara Menciptakan Kerukunan dalam Hidup Bermasyarakat” Sabtu, 27 Desember 2014 dalam http://keluarga.com

Sikki, Muhammad & J.S Sande. 1987. “Telaah Elong dalam Perwujudannya sebagai Sastra Bugis. Ujung Pandang: Balai Penelitian Bahasa.

Sikki, Muhammad & J.S Sande. 1987. “Nilai-nilai Budaya dalam Sastra Daerah Sulawesi Selatan. Ujung Pandang: Balai Penelitian Bahasa.

Sirk, Olo. 1975. On Old Buginese and Basa Bisu.Moscow. Central Dept pf Oriental Literarure

Sirk, Olo. 1986. Buginese Metrics. A Contribution to the Study of Buginese Metrics. BKI: La Gaigo Verse.

Siswoyo, Sri. 2014 “Pendidikan Nasiona Indonesia. Sebuah Tinjauan Filosofis”. Kamis, 4 Desember 2014 dalam http://eprints.uny.ac.id/

Sudikan, Setya Yuwana. 2001. Metode Penelitian Sastra Lisan. Surabaya: Citra Wacana.

Sudikan, Setya Yuwana. 2013. Kearifan Budaya Lokal. Sidoarjo: Damar Ilmu.

Sumaryono, E.2005. Hermeneutik. Sebuah Metode Filsafat. Yokyakarta: Kanisius

Sumarsono. 2008. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sutarto. 2004. Menguak Pergumulan antara Seni, Politik, Islam, dan Indonesia. Jember: Kompyawisda Jatim.

Sutrisno, Mudji. 2008. Filsafat Kebudayaan: Ikhtiar sebuah Teks. Hujan Kabisat.

Taha, Zainuddin. 2008. Gapura Bahasa: Kumpulan Makalah Pilihan tentang Bahasa dan Pengajaran Bahasa. Makassar: UNM.

Tarigan, Henry Guntur. 1990. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa.

Tol, Roger. 2004. Poetry. The Poetry of Sureq Galigo. Milano: Change Performing Arts.

Thomas, Linda dan Shan Wareing. 2007. Bahasa, Masyarakat dan Kekuasaan. Terjemahan oleh Prof. Dr. Abdul Syukur Ibrahim. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ulwan, Abdullah Nashih. 2005. Islam dan Cinta. Yogyakarta: Pilar Media.

Umar, Nasaruddin. 2014. “Pintu-pintu Syurga: Harapan (Al-Raja”). Ahad, 16 November 2014 dalamhttp://nasional.inilah.com.

Valdes , M.J. 1987. Phenomenological Hermeneutical Hermeneutics and the Study of Literature. London: University of Toronto Press.

Wahab, Abdul. 1991. Metafora sebagai Alat Pelacak Sistem Ekologi. Surabaya Airlangga: University Press.

Wahono, Francis. 2004. Pangan, Kearifan Lokal & Keanekaragaman Hayati: Pertaruhan Bangsa yang Terlupakan. Yogayakarta: Cendelaras Pustaka Rakyat Cerdas.

Wardhaugh, Ronald. 1987. An Introduction to Sociolinguistics: Second Edition. Oxford: Basil Blackwell Publishers.

Wellek, Rene and Austin Warren. 1985 Theory of Literature. London: Jonathan Cape.

Wibowo, Wahyu. 2003. Manajemen Bahasa: Pengorganisasian Karangan Pragmatik dalam Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa dan Praktisi Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wijana, I Dewa Putu. 1996. Dasar-Dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Wijaya, Albert Hendra.2008. Kejujuran dalam Pendidikan. Webbset.

Yahya , Harun. 2011. Kesucian Jiwa. Senin, 13 Januari 2014 dalam www.wordpress.com.

Yardi, Lidus. 2012. “Kenali Cara Allah SWT Mewujudkan Harapan Kita” Ahad, 16 November 2014 dalam http://www.hidayatullah.com

Yule, George.2006. Pragmatik. Diterjemahkan oleh Indah Fajar Wahyuni. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zein , Harry Mulya . 2013. Mahalnya Nilai Kejujuran”. Senin, 13 Januari 2014 dalam http://www.republika.co.id.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v16i2.134

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

Google Scholar Directory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)  Crossref Mendeley 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz