Penggunaan Bahasa Jawa dalam Tindak Tutur Direktif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan

Zahra Fizty Febriadina

Abstract


The objective of this research is to describe (1) Javanese directive utterances in
Indonesian Subject in Vocational School; and (2) Javanese uniqueness in directive
utterances in Indonesian Subject in VocationalSchool. The method of the reseach
was qualitative descriptive with sociopragmatic approach. The data included
Indonesian teacher’s utterances which described the form and the uniqueness of
Javanese language in a directive action used in Indonesia Subject learning in
vocationalschool. The technique applied by recording the method of SBLC. The
technique of data analysis used interactive model by Miles and Huberman which
included four steps: collecting data, reducing data, analizing data, and verifying
or conclusion drawing. The research showed that the forms of Javanese language
directive utterances included (1) request; (2) command; and (3) prohibition. The
uniqueness of Javanese language was identified by the use of the words ‘mboten’,
‘piye’, ‘le’, ‘ndang’, ‘gah’, and ‘ra isa’.

 

Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) bentuk bahasa Jawa dalam tindak
tutur direktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah menengah kejuruan
dan (2) kekhasan bahasa Jawa dalam tindak tutur direktif dalam pembelajaran Bahasa
Indonesia di sekolah menengah kejuruan. Metode yang digunakan adalah metode
penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiopragmatik. Data berupa
tuturan guru Bahasa Indonesia yang mencerminkan bentuk dan kekhasan bahasa
Jawa dalam tindak direktif yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia

di SMK. Teknik ini diwujudkan dengan teknik rekam dengan metode SBLC. Teknik
analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas
empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, analisis data, dan verifikasi atau
penarikan simpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa bentuk bahasa Jawa dalam
tindak tutur direktif yang ditemukan terdiri atas (1) bentuk permintaan; (2) bentuk
perintah; (3) bentuk larangan. Kekhasan bahasa Jawa yang digunakan ditandai
dengan penggunaan kata mboten, piye, le, ndang, gah, dan ra isa.


Keywords


bentuk tindak tutur direktif; bahasa Jawa; sekolah menengah kejuruan

Full Text:

PDF

References


Ad-Daraji, dkk. (2012). “Offering As A Commisive and Direvcite Speech Act: Consequence For Cross-Cultural Communication”. International Journal of Scientific and Research Publications. Vol 2, Issue 3, March 2012, pg. 1-6.

Ardianto. (2013). “Tindak Tutur Direktif Guru dalam Wacana Interaksi Kelas Anak Tunarungu”. LITERA. Vol 12 Nomor 1 April 2013, hlm 1-12.

Arani, Shohreh Shahpouri. (2012). “A Study Of Directive Speech Acts Used By Iranian Nursery School Children: The Impact Of Context On Children’s Linguistic Choices”. International Journal of Applied Linguistics& English Literature. Vol 1 No 5 September, pg. 163-175.

Creswell, John W. (2008). Educational Research: Planning, Conducting, And Evaluating Quantitative And Qualitative Research. Fourth Edition. Boston: Pearson.

Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Gay, L.R. dkk. (2009). Educational Research Competencies for Analysis and Applications. Edition IX. New Jersey: Pearson.

Gunarwan, Asim. (1994). “Persepsi Kesantunan Direktif di dalam Bahasa Indonesia di antara Beberapa Kelompok Etnik di Jakarta”. Makalah PELLBA 5: Bahasa Budaya. Jakarta: Unika Atma Jaya.

Ibrahim, Abdul Syukur. (1993). Kajian Tindak Tutur. Surabaya: Usaha Nasional.

Leech, Geoffery. (1993). Pragmatik. (Terj. M.D.D. Oka). Jakarta: UI Press.

Markhamah. (2009). Analisis Kesalahan dan Kesantunan Berbahasa. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Miles, Matthew B. dan A. Michael Huberman. (1984). Qualitative Data Analysis A Sourcebook of New Methods. London: Sage Publication Ltd.

Moleong, Lexy J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Muhartoyo, Keilly Kristani. (2013). “Directive Speech Act In The Movie “Sleeping Beauty”.” Jurnal Humaniora. Vol. 4 No. 2 Oktober 2013, pg. 949-966.

Nurhaidah, Siti Nuri. (2013). “Wacana Politik dalam Kampanye Pemilihan Presiden RI 2009: Suatu Penelitian Tindak Tutur Arsetif, Direktif, Ekspresif, Komisif, Deklaratif dengan Teknik Analisis Isi”. Sinopsis Disertasi. Jakarta: Program Pascasarjana, Universitas Negeri Jakarta.

Prayitno, Harun Joko. (2009). “Tindak Tutur Pejabat dalam Peristiwa Rapat Dinas: Kajian Sosiopragmatik Berspektif Gender di Lingkungan Pemerintah Kota Surakarta.” Disertasi. Surakarta: PPs UNS.

Sulistyo, Edy Tri. (2013). Pragmatik Suatu Kajian Awal. Surakarta: UNS Press.

Wijana, I Dewa Putu. (1996). Sosiolinguistik. Surakarta: Penerbit Yuma Pustaka.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/metalingua.v15i2.113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal METALINGUA Indexed by:

Google Scholar Directory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)  Crossref Mendeley 

 

@2016 Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113 Laman: http://balaibahasajabar.kemdikbud.go.id/

Powered by OJS, edited by donz